Jenis Bahan Kain Crepe

Jenis Bahan Kain Crepe

Paulrjudge –¬†Crepe merupakan bahan yang unik dan sangat dicari oleh para wanita. Creeper merupakan jenis material yang bersifat fleksibel, lentur, tidak kaku, tetapi dengan permukaan bertekstur seperti kerikil. Bahan ini juga tebal sehingga tidak melamun saat digunakan sangat cocok untuk anda yang menyukai fashion dengan bahan yang tebal terutama bagi para pembajak yang tidak diperbolehkan memakai pakaian tipis.

Walaupun tidak memiliki tekstur yang halus, hal tersebut menjadi daya tarik dari kain krep tersebut karena selama ini masih sedikit kain yang memiliki tekstur tersebut. Tekstur crepes inilah yang membuat kain ini sangat berharga. Tidak jarang fashion kain crepe bermerek dengan harga yang cukup mahal, sehingga fashion kain crepe termasuk dalam kelas menengah ke atas. Semakin tebal dan halus kainnya, semakin mahal harganya.

Asal muasal kain crepe

Sebelum anda menyadarinya, jenis dan jenis bahan krep ada baiknya mengetahui dulu asal muasal bahan krep tersebut. Kain krep ini muncul sekitar tahun 1911, tetapi saat itu sangat sedikit yang memproduksinya. Ini karena proses pembuatan kainnya cukup sulit, dan beberapa produsen garmen sangat ketat dalam pembuatannya. Selain itu, kain kain krep ini sangat kaku, dan perputaran benang yang digunakan untuk menenun seharusnya membentuk pola yang tidak teratur selama proses penenunan. Bahkan pancake dengan hiasan relief membutuhkan alat khusus.

Jenis kain crepe

Kain yang digunakan konveksi seragam pada dasarnya adalah sutra, wol, poliester, atau bisa juga katun. Berdasarkan jenis bahan pembuatannya, kain krep dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:

1. Penutup awan

Jenis kain krep yang pertama adalah wool, pembuatannya tidak terlalu rumit, dibuat dengan teknik menenun biasa dari serat wool yang berasal dari bulu hewan tertentu, seperti kambing kasmir, angora dan juga kelinci angora. Material ini sangat cocok digunakan pada kondisi cuaca dingin karena material ini sangat baik pada udara dingin. Bahan jenis ini juga bisa disebut cukup tahan air agar tidak terlalu cepat basah saat terkena air hujan. Bahan ini juga sangat cocok digunakan di musim dingin, tahan api dan juga bisa menahan air tanpa terasa basah.

2. Crepe de Chine

Crepe de Chine adalah sejenis kain krep yang bahan dasarnya atau kainnya terbuat dari sutra dan warna yang dihasilkan tidak berkilau. Jenis crepe de chine ini sangat ideal untuk membuat gaun yang mewah dan elegan. Crepe jenis ini harganya cukup mahal, dan sering digunakan oleh kalangan atas. Sayangnya, Crepe de Chine tidak cocok untuk digunakan di lapangan terbuka, karena bahannya mudah rusak jika terus terkena sinar matahari, dan warnanya bisa pudar. Tekstur bahan ini juga ringan namun tetap berkerikil, finishing warna tidak mengkilat dan sering dibuat untuk pakaian dan gaun untuk berbagai jenis acara pesta. Kekurangan dari kain ini adalah tidak bisa dijemur langsung di bawah sinar matahari, karena akan membuat kain menjadi hitam. Jika ingin mengeringkan kain atau pakaian dengan kain ini, ada baiknya dibiarkan saja.

3. Georgette Crepe

Ini adalah jenis bahan yang tipis dan transparan, tidak mengkilat, sangat fleksibel dan dingin. Georgette crepes biasanya digunakan sebagai bagian dalam atau hanya untuk membuat atasan busana. Kain krep jenis ini lebih terlihat seperti kain sifon karena transparan. Untuk kain tenun biasanya terbuat dari sutera asli atau sutera tiruan yang tidak mengkilat dan juga memiliki kelenturan yang sangat baik sehingga elastis. Nama Georgette diambil dari seorang penjahit Perancis bernama Georgette de la Plant pada awal abad ke-20.

4. Crepe Maroko

Kain krep Maroko merupakan bahan dengan tekstur yang berat, bahan aslinya sutra, kadang juga dicampur rayon atau dengan wol. Kain krep Maroko memberikan karakter bergelombang dengan tekstur bergaris. Biasanya digunakan sebagai setelan untuk pria dan gaun mewah untuk wanita. Yang unik dari bahan ini adalah krep Maroko ini digunakan pada zaman Victorian sebagai pakaian para janda mentah dan juga kerudung bagi para biarawati.

5. Bubble Crepe

Bubble Crepe merupakan salah satu jenis kain yang banyak diminati. Bubble crepe juga dikenal sebagai kain ringan atau kain ringan. Selain ringan, bubble crepe juga sangat lembut; kainnya tidak transparan jika tidak terkena cahaya, tetapi akan sedikit transparan dan seperti mimpi jika terkena cahaya yang intens. Bahan bubble crepe ini tidak mengkilat tapi juga terlihat agak buram. Salah satu kelebihan bubble wrap jenis ini adalah bahannya tidak mudah kusut, dan juga mudah disetrika. Untuk bubble crepe biasanya terbuat dari polyester fiber, namun ada juga yang mencampurkan polyester fiber dengan spandex fiber untuk mendapatkan bubble crepe yang sedikit lentur dan juga melar. Hal yang sama berlaku untuk bahan krep lain yang mirip dengan kulit jeruk dan memiliki gelembung kecil di seluruh permukaan debunya. Karena sifat-sifat ini, kain ini disebut sebagai kain krep gelembung atau kain krep menggelegak.